Loading...

7 Paslon Saling Beradu Argumen Pada Debat Calon Ketua HMPS Periode 2024

Diterbitkan pada 12 Desember 2023 16:47 WIB

Baca

FASYA-Sabtu (9/12/2023) Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) beserta perangkat Pemilu Mahassiwa (Pemilwa) lainnya seperti Panwaslu dan PPS, menyelenggarakan debat antara pasangan calon masing-masing program studi yang ditempuh. Pada pagi hari, debat dilaksanakan untuk pasangan calon dari program studi Manajemen Zakat Wakaf (Mazawa) dan Hukum Keluarga Islam (HKI). Sedangkan siang hari dilangsungkan untuk program studi Hukum Pidana Islam (HPI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES). Debat antara pasangan calon ini dipimpin oleh moderator yang telah disiapkan oleh KPUM serta menghadirkan panelis yang berasal dari kepengurusan HMPS periode sebelumnya. Debat pasangan calon dibagi menjadi empat sesi. Sesi pertama, penyampaian visi dan misi pasangan calon. Sesi kedua, pemaparan argumen dari pertanyaan yang diajukan oleh moderator secara bergantian. Sesi ketiga, pasangan calon melakukan sesi tanya jawab dengan audien. Sesi terakhir, tanya jawab antara pasangan calon. Dalam pemilwa 2024, terdapat total tujuh pasangan calon yang berkontestasi dalam pemilihan ketua dan wakil ketua Himpunan Mahasiwa Program Studi. Setiap program studi terdapat dua pasangan calon akan tetapi dari salah satu program studi hanya memiliki satu pasangan calon. Pasangan calon menjalani serangkaian syarat pendaftaran yang pada akhirnya telah lulus tahap pemberkasan dann screening. Tujuh pasangan calon tersebut yakni sebagai berikut:  Hukum Pidana Islam 1. Amalia Nur Afifah Hamdani dengan Anes Sugesti  Hukum Keluarga Islam 1. Dhimas Mukhammad Shodikin dengan Afrizal Fadhila Ilyas 2. Ummi Anisatul Amiroh dengan Luthvia Yuhand  Manajemen Zakat dan Wakaf 1. Baskoro Wisnu Murti dengan Qowimmatul Muhimmah 2. Anis Larasati dengan Devi Mutiara Siska  Hukum Ekonomi Syariah 1. Fauzan Isnaini dengan Katanka Pramudya Wardhana 2. Fajar Andiyanto dengan Asri Dwi Lestari Ketujuh paslon ini saling beradu argumen dan gagasan, sehingga kegiatan debat ini berlangsung menarik dan interaktif. Kegiatan ini diselenggarakan demi menghasilkan iklim politik kampus yang sehat dan berkualitas, sehingga menghasilkan paslon terpilih yang benar-benar unggul. Sebab, mahasiswa dapat melihat program kerja, visi dan misi, serta menilai pola argumentasi yang dibangun secara jelas dan terstruktur dalam waktu yang terbatas. KPUM menyadari bahwa produk intelektual yang kokoh lahir dari adanya perdebatan yang hangat dan bersih. Maka dengan diselenggarakannya debat paslon dalam serangkaian masa kampanye ini diharapkan mampu menyediakan kebutuhan mahasiswa untuk bisa memilih paslon yang dirasa pantas dan unggul di hari pemilihan yang akan dilaksanakan pada Selasa, (12/12/2023) sehingga kepengurusan HMPS di periode mendatang menjadi berkualitas dan terkoneksi baik dengan mahasiswa, sebab berasal dari kontestasi yang sehat dan terbuka. (KPUM/Ed.afz/SINPUH)