Loading...

Melek Teknologi, KSM LIRIK Bahas Pemanfaatan AI untuk Penulisan dan Publikasi Ilmiah

Diterbitkan pada 19 Mei 2026 14:48 WIB

Baca

FASYA - Senin, (18/05/2026) Kelompok Studi Mahasiswa Literasi Riset Jurnalistik (Lirik) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) sukses menyelenggarakan Seminar Kepenulisan dengan tema Strategi Efektif Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah di Jurnal Bereputasi.Bertempat di Aula Fakultas Syariah Lt. 1

Kegiatan ini medatangkan narasumber ternama Dewi Zulaiha, S.Pd., M.Pd. Juga merupakan Reviewer Maxtesol Journal Scopus Q2 sekaligus Dosen Institut Cinta Tanah Air dan Matrokhim, M.A. Penulis Academic Writing in The Gen AI Era sekaligus Dosen dari Universitas Islam Negeri Salatiga.

Dalam sambutannya ketua pelaksana Maulana Tri Mulyono, menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Seminar ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Literasi Riset Jurnalistik (Lirik) Fakultas Syariah sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence secara bijak, etis, dan produktif dalam proses penulisan serta publikasi karya ilmiah. 

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang bermanfaat, memperluas wawasan akademik, serta memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam penyusunan artikel ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Maulana.

Muhammad Rafly Ramadan  selaku Ketua Umum KSM LIRIK, menyampaikan Perkembangan teknologi saat ini, khususnya Artificial Intelligence, telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk dunia akademik. Kehadiran AI memberikan peluang baru untuk meningkatkan efektivitas riset, penulisan, hingga publikasi karya ilmiah. Namun demikian, pemanfaatannya harus tetap memperhatikan etika akademik, integritas ilmiah, serta kemampuan berpikir kritis penulis.

“Melalui seminar ini, kami berharap peserta dapat memahami bagaimana memanfaatkan AI secara tepat sebagai alat pendukung dalam proses akademik, bukan sebagai pengganti kemampuan intelektual dan kreativitas peneliti,” harap Rafly. 

Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Dr. Fairuz Sabiq, M.S.I., menyampaikan Artificial Intelligence merupakan salah satu inovasi yang saat ini banyak dimanfaatkan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan dan penelitian. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai peluang, tantangan, serta etika penggunaannya dalam penulisan karya ilmiah. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi akademisi masa depan. Fakultas Syariah akan terus mendukung berbagai kegiatan akademik yang mendorong peningkatan budaya literasi, riset, dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa. 

Dewi Zulaiha, S.Pd., M.Pd., yang juga Reviewer Maxtesol Journal Scopus Q2 sekaligus Dosen Institut Cinta Tanah Air. Sebagai pemateri pertama menjelaskan tentang sumber AI apa aja yang bisa kita gunakan dengan  Batasannya selain itu mengenai Perbedaan HI (Human Intelligence (HI) dengan AI (Artificial Intelligence)  dari segi  kreativitas, landasan kerja, serta kecepatan, seperti contohnya AI lebih umggul dalam memproses data besar secara instan sedangkan HI terbatas dan jauh lebih lambat daripada mesin juga dijelaskan bagaimana Kebijakan Kampus dengan menggunakan AI serta Status Hukumnya. 

Sedangkan pemateri kedua Matrokhim, M.A. beliau merupakan Penulis academic writing in the GenAI Era sekaligus Dosen dari Universitas Negeri Islam Salatiga dengan menyampaikan pembuatan Artikel Ilmiah dengan menggunakan AI sangat bermanfaat  di jaman sekarang, di  jaman dahulu orang orang masih menggunakan manual dengan jawaban manusia sedangkan sekarang orang banyak menggunakan  AI dengan bantuan mesin seperti untuk mencari judul atau informasi yang sudah tersedia,  tetapi hasil mesin juga tidak bisa dipertanggung jawabkan atau bisa data tidak valid. Tetapi AI juga memiliki peran yang sangat bermanfaat dalam pencarian literatur  seperti mencari kata kunci yang ada dan membandingkan studi terdahulu dengan yang sekarang,  AI juga tidak boleh dijadikan satu satunya sumber rujukan yang ada.Selain itu dalam pemanfaatan menggunakan AI untuk pembuatan artikel Ilmiah memiliki beberapa strategi  berupa memulai topik dengan lebih spesifik, mengggunakan prompt akademik, dan gunakan AI sebagai memperbaiki Substansi. (Rafly - KSM LIRIK/ Ed. smn)