Loading...

Menguji Gagasan Calon Pemimpin HMPS Fakultas Syariah: Debat Pemilihan Umum Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Surakarta Tahun 2026

Diterbitkan pada 3 Desember 2025 14:01 WIB

Baca

FASYA – Senin, (01/12/2025) Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bersama perangkat Pemilu Mahasiswa (Pemilwa) lainnya, yaitu Panitia Pengawas Pemilu Mahasiswa (Panwaslu) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan debat antar pasangan calon dari masing-masing prodi di Fakultas Syariah.

Acara yang diadakan di gedung Fakultas Syariah ini berlangsung selama satu hari penuh dan dilaksanakan secara bergantian, dan dihadiri oleh para mahasiswa Fakultas Syariah yang antusias menyaksikan para calon pemimpin mereka beradu gagasan.

Sesi Debat ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, yang dimulai pada pukul 07.00 – 12.00 WIB, menghadirkan perwakilan dari Program Studi (HPI) Hukum Pidana Islam, serta Prodi (HES) Hukum Ekonomi Syariah. Sesi kedua, yang dimulai pada pukul 13.00 – sore hari, menghadirkan perwakilan dari Program Studi Hukum keluarga Islam (HKI) dan diakhiri dengan debat sengit antara paslon dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).

Dalam setiap sesi debat, terdapat empat pasangan calon (paslon) yang terdiri dari :
Program Studi Hukum Pidana Islam:
Paslon No. Urut 1
Ketua: Dodim Dicky Dirgantara
Wakil: Elies Subandari

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah:
Paslon No. Urut 1
Ketua: Arifah Nur Tsania
Wakil: Khomsah Desi Nurrohmah

Program Studi Hukum Keluarga Islam:
Paslon No. Urut 1
Ketua: Ryan Muhammad Rizky
Wakil: Nur Hanafi Muafa
Paslon No. Urut 2
Ketua: Uki Nur Annisa
Wakil: Shofia Kusumaning Ratri

Para Paslon saling berinteraksi melalui tanya jawab mengenai program kerja yang mereka tawarkan. Dalam Debat ini terbagi menjadi 5 segmen untuk paslon (HPI) dan (HES), dan 6 segmen untuk (HKI) karena ada 2 Paslon. Berikut serangkaian acara Debat Pemilwa 2025: segmen pertama pemaparan Visi – Misi oleh paslon, kedua pendalaman Visi- Misi dengan sub tema: kepimpinan dan Management Organisasi (pertanyaan oleh panelis 1), segmen ketiga pendalaman Visi- Misi dengan sub tema Keprodian dan Kefakultasan (pertanyaan oleh panelis 2), yang dibacakan oleh Moderator. Segmen keempat dilanjut dengan tanya jawab oleh audiens. Dan Segmen kelima closing statements oleh paslon (HPI) dan (HES). Dan tambahan satu segmen Pendalaman Visi-Misi:(tanya Jawab antar paslon) oleh prodi (HKI).

Para Panelis yang merupakan Demisioner Ketua dan Wakil HMPS pun turut menguji dengan memberikan pertanyaan kritis, tajam, dan realistis, sesuai dengan permasalahan yang ada di Fakultas syariah dan sesuai dengan muatan materi dari komisi Pemilihan Mahasiswa Fakultas syariah. Sehingga acara ini menjadi sangat meriah dan seru dan bisa menghasilkan pemimpin yang kritis, adaptif, visioner serta religius.
Para moderator yang memimpin jalannya debat memastikan seluruh proses berlangsung dengan tertib, serta memberikan waktu yang cukup bagi setiap paslon untuk menjelaskan program kerja mereka. Sebagian besar paslon menekankan pentingnya pemberdayaan mahasiswa, serta peningkatan kualitas akademik maupun non-akademik dan program kerja yang inovatif serta kreatif.

Sesi debat ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk bertanya langsung kepada paslon mengenai hal-hal yang mereka anggap krusial, mulai dari kebijakan organisasi kemahasiswaan hingga persoalan sosial di kampus. Interaksi antara paslon dan audiens ini menjadi sorotan, dengan mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam memberi pertanyaan serta mengkritisi program yang disampaikan.
Debat diakhiri dengan sesi Closing statement antar paslon, di mana setiap pasangan calon dapat memberikan klarifikasi dan penegasan atas program mereka. Meskipun ketegangan sempat muncul di beberapa momen, acara ini berjalan lancar dan sukses memberikan gambaran jelas bagi mahasiswa dalam memilih calon pemimpin mereka untuk periode 2026 mendatang.

Pemilihan Umum Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta akan dilanjutkan dengan tahap pemungutan suara yang dilaksanakan pada hari kamis, 04 Desember 2025. Diharapkan, melalui debat ini, mahasiswa dapat membuat pilihan yang bijak demi kemajuan dan kesejahteraan Fakultas Syariah agar bisa menjunjung nama baik Universitas Raden Mas Said Surakarta. (KPUM/Ed.Afz)