FASYA-Sabtu, (25/09/2021) Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta empat dosen yang terdiri; Muhammad Julijanto, S. Ag., M. Ag., Nurul Huda, S. Ag.,M. Ag., Susilo Surahman, S. Ag., M. Pd, dan Sigit Arif Bowo, S. Pd., M. Pd. menyelenggarakan penyuluhan Gerakan Peduli Sampah Untuk Peningkatan Ekonomi Pada Masa Pandemi.
[caption id="attachment_13234" align="alignnone" width="300"]
Ibu Arum Dyah Ripidianti, S. Pd., M. Pd menyampaikan materi[/caption]
Acara dimulai pada pukul 09.00 di Pondok Pesantern Tahfidz Darul Arqom Jetis, Sawahan, Ngemplak Boyolali yang berkolaborasi antara pengasuh pesantren dengan masyarakat sekitar. Peserta 50 mayoritas ibu-bu rumah tangga dan beberapa bapak-bapak.
[caption id="attachment_13233" align="alignnone" width="300"]
Antusiasme para peserta penyuluhan gerakan peduli sampah[/caption]
Peserta sangat antusias setelah menerima penjelasan narasumber Ibu Arum Dyah Ripidianti, S. Pd., M. Pd. yang merupakan Duta Sampah, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Colomadu dua periode, dan saat ini sebagai Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Colomadu dan dengan moderator Yoesoef Moesthafa, SH., SE., MH. Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Dalam pemaparannya ibu Arum menjelaskan “Gerakan kebaikan dilakukan bersama akan berdampak lebih baik untuk semua. Pilah sampah nabung emas. Mulai dari hal-hal kecil setiap hari, seperti memilah sampah usai berbelanja, beli sayur atau makanan. Bungkus atau plastik tersebut dipilah-pilah, dan jangan dibakar karena asap pembakaran sampah di rumah tangga emisinya lebih besar dari pada asap kendaraan di jalan umum”.
[caption id="attachment_13232" align="alignnone" width="300"]
Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Syariah berfoto bersama pemateri dan moderator[/caption]
Hal tersebut yang menginisiasi agar sampah menjadi hal yang bernilai, tidak langsung dibuang atau dibakar. Melalui acara ini diharapkan peserta tercerahkan dan menduplikasi menjadi kesadaran diri akan pentingnya kebersihan, lingkungan yang asri, membangun komunitas yang sadar akan sampah, dan mampu membentuk bank sampah yang kelak akan menjadi nilai ekonomis yang mampu memenuhi kebutuhan hidup.
Keuntungan yang akan diperoleh dengan mengelola sampah dengan bijak adalah benefit bijak sampah, mengurangi volume sampah, menanamkan habit peduli sampah, memberi nilai lebih/value. (Muhammad Julijanto/ed.afz).
SK Dekan Fakultas Syariah Pedoman Pencetakan Buku Daras 2026
3 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Artikel Bulan Juni Tahun 2026
3 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Skripsi Bulan Juni Periode #2 Tahun 2026
3 hari yang lalu - Informasi