Fakultas Syariah Bekali 82 Calon Wisudawan Melalui Career Development Program dan Career Sharing

FASYA-Dalam rangka membekali calon wisudawan-wisudawati periode 2 tahun 2022, Tim Pusat Karir dan Kewirausahaan (PKW) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Career Development Program dan Career Sharing dengan mendatangkan alumni Fakultas Syariah yaitu Nuril Huda, S.H.I., M.H. Ketua KPU Kab. Sukoharjo dan Advokat Supriyanto, S.H.I. dengan moderator Ahmad Jalal, S.H. Acara dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah Dr. Aris Widodo, S.Ag., M.A. Beliau mengucapkan selamat kepada calon wisudawan-wisudawati dan menghimbau untuk tetap menjaga silaturahmi dengan sesama alumni dan dosen. Beliau juga berpesan agar acara CDP diikuti dengan baik sebagai bekal awal melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya.

Selaku narasumber 1, Nuril Huda, S.H.I., M.H memotivasi agar alumni syariah memiliki mentalitas yang jujur, baik dalam pekerjaan lapangan maupun manajemen karena sudah dibekali persoalan akhlak. “Luruskan niat! Pekerjaan hanya bagian dari rezeki!” tegas beliau. Selain itu, beliau juga menyampaikan agar para calon alumni lebih menata diri, senang berkumpul dengan orang yang lebih pintar, tekun bekerja, giat berprestasi, dan tidak berhenti untuk belajar. Motivasi tersebut disampaikan dengan selingan kisah perjuangan beliau sampai akhirnya terpilih menjadi ketua KPU Sukoharjo. Berbagai kemudahan datang dari Allah SWT, walau kompetisinya sangat sengit dan sulit. “Mari kita buktikan bahwa lulusan Syariah bisa berkiprah dimana saja. Tidak perlu pesimis.” Pungkasnya.

Moderator lalu mempersilakan narasumber 2 yaitu Supriyanto, S.H.I., seorang alumni Fakultas Syariah yang kini berprofesi sebagai advokat untuk memaparkan materi. “Salah satu pengangguran yang terbanyak adalah pengangguran terdidik. Banyak sekali para sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan. Mau tidak mau, kalian harus meningkatkan skill agar bisa bersaing.” Terang beliau. Setiap tahun, banyak sekali sarjana lahir, namun peluang pekerjaan sangat minim. Contohnya pada saat rekrutmen ASN, dalam 1 provinsi yang dibutuhkan hanya 4 sedangkan setiap tahun belum tentu ada formasi. Jika ingin menjadi penegak hukum, alumni syariah sangat berpeluang dengan segala bekal yang telah didapatkan. Profesi Jaksa, Advokat, dan Hakim memerlukan ahli dibidang Hukum yang expert bukan hanya berkenaan dengan hukum positif, namun juga hukum syariah. Beliau lalu menceritakan tahapan menjadi seorang advokat diantaranya harus menempuh pendidikan lanjutan dan wajib magang minimal selama 2 tahun. Para calon alumni mendengarkan pemaparan beliau dengan antusias.

Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada wisudawan/wisudawati terbaik. Dari Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Muhammad Sangidun berhasil meraih IPK 3,87 sekaligus menjadi wisudawan terbaik Fakultas. Shelvi Indriani dengan IPK 3,78 berhasil menjadi lulusan terbaik dari Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah, sedangkan dari Prodi Hukum Pidana Islam (HPI) didapatkan oleh Arista Mega Oktavia dengan IPK 3,77 dan Prodi Manajeman Zakat dan Wakaf (Mazawa) diraih oleh Yunita April Lianingrum dengan IPK 3,71. Seluruh wisudawan terbaik menyelesaikan masa studi selama 3 tahun 9 bulan.

Acara ini diakhiri dengan foto Bersama oleh seluruh Narasumber, Moderator, dan Tim PKW Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta. (FU/Ed.afz/SINPUH)

 

Bagikan

Berita Terkait