Fakultas Syariah UIN Said Optimalkan PPL/KKL Untuk Merdeka Belajar Kampus Merdeka

FASYA-Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Desain PPL/KKL Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari Lembaga yang menjadi tempat PPL/KKL agar mahasiswa dapat mencapai kompetensi dan tambahan pengalaman dalam pengembangan diri.

Kegiatan berlangsung pada Selasa, (16/08/2022) di Syariah Hotel Solo dengan menghadirkan narasumber pemantik Diskusi Dr. Malik Ibrahim, M.Ag. Kepala Laboratorium UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dipandu moderator Muh Zumar Aminuddin, S. Ag., M.H. Sekretaris Jurusan Hukum Islam.

Sambutan selamat datang disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Muhammad Latif Fauzi, SHI., MSi., MA., Ph. D. Kegiatan diikuti oleh mitra dan stakeholder Fakultas Syariah, diantaranya para Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri se-Karesidenan Srakarta, Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta dan Sukoharjo, BPRS, dan Lembaga Keuangan Syariah, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Surakarta, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sukoharjo, Karanganyar dan yang lainnya.

Sambutan Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta Dr. Ismail Yahya, S.Ag., MA. menyampaikan terima kasih atas kehadiran peserta dari berbagai lembaga, dimana kegiatan ini untuk menyusun panduan pelaksanaan PPL/KKL, mendapatkan masukan dari para pemangku kepentingan.

Dalam pemaparan materi Dr. Malik Ibrahim, M. Ag. memaparkan pengalaman pengelolaan PPL/KKL dan laboratorium UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menjalin Kerjasama dengan berbagai Lembaga peradilan seperti untuk program studi Hukum Keluarga Islam PPL di Pengadilan Agama, Hukum Ekonomi Syariah di Pengadilan Negeri, Perbandingan Madzhab di ormas keagamaan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), bahkan Peradilan Militer yang selama ini belum terjamah sebagai tempat praktik pengalaman lapangan, demikian juga di berbagai lembaga keuangan syariah, kementerian agama, kantor urusan agama, badan amil zakat nasional, kantor hukum, kantor notaris dan lembaga mitra yang relevan dengan kompetensi lulusan program studi di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum.

Sementara dalam sesi dialog para peserta memberikan respon dan tanggapan seperti yang disampaikan oleh Perwakilan dari Pengadilan Agama Surakarta Drs. Ali SH, MH. Yang memberikan masukan agar ada pembekalan kepada mahasiswa tentang tujuan target dan kompetensi apa yang akan dicapai dalam pelaksanaan PPL/KKL. Kemampuan life skill dan soft skill menjadi tambahan dalam praktik lapangan sangat bermanfaat dalam pembentukan karakter mahasiswa.

Masukan pula berasal dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta Hidayat Masyukur, S. Ag., M.Si. Bahwa Kemenag Surakarta menjadi tempat PPLdari berbagai universitas termasuk UIN Raden Mas Said Surakarta, ada praktik yang selama ini menarik dan bisa menjadi masukan, yaitu sebelum PPL dilaksanakan ada Pra-PPL yang tujuanya mengkaji kebutuhan apa yang bisa dikembangkan dalam layanan di Kemenag, layanan kemudahan aplikasi yang memudahkan masyarakat mendapatkan layanan prima, sehingga mahasiswa PPL bisa melakukan dan mengembangkan aplikasi hingga akhir PPL berhasil mendapatkan berbagai pengalaman bahkan melebihi target pelaksanaan PPL.

Sesi kedua penandatanganan MoU Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said dengan berbagai Lembaga antara lain; Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Kejaksanaan Negeri Surakarta, Lembaga Keuangan Syariah, Baznas, BPRS, DPC Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia Surakarta.
Sesi ketiga Diskusi dan perumusan Penyusunan Panduan PPL/KKL yang mengakomodir berbagai saran, masukan dari Lembaga mitra dan pengalaman penyelenggaraan PPL/KKL di berbagai Lembaga yang diharapkan bisa menyempurnakan, memperkaya khasanah, mengintegrasikan dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. (Muhammad Julijanto/Ed.afz/SINPUH)

Bagikan

Berita Terkait