Kuatkan Integritas Dan Kapabilitas Mahasiswa, DEMA Fakultas Syariah Gelar Seminar Kemahiran Hukum

FASYA-Kamis, (17/06/2021) Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah gelar seminar dengan tema “Penguatan Integritas Dan Kapabilitas Mahasiswa Dalam Aspek Kemahiran Hukum.”

Seminar ini menghadirkan perwakilan DPC Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia yakni Try Yogi Prastiyo dan Dr. Layyin Mahfiana, S.H., M.Hum. (Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah), Ilham Makruf Syafi’i, S.H. (Legal Consultant dan Staff R. Subekti Law Office and Partners) sebagai moderator.

Walaupun acara ini diselenggarakan secara tatap muka langsung, namun panita serta seluruh yang hadir tetap patuh dan menjalankan protokol kesehatan, seminar bertempat di ruang rapat Fakultas Syariah dihadiri sebanyak 50 peserta yang termasuk dalam anggota Ormawa, LSO, serta mahasiswa Fakultas Syariah.

Seminar ini dilatarbelakangi bahwa mahasiswa hukum pada dasarnya harus memiliki kecakapan dalam bidang hukum, salah satunya adalah mahir dalam aspek kemahiran hukum. Berangkat dari hal itu, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah menyelenggarakan seminar ini dengan harapan mahasiswa mampu memahami dan memiliki gambaran terkait langkah dan materi yang berkaitan tentang kemahiran hukum.

Kegiatan tersebut dimulai tepat pukul 09.00 WIB yang dibuka oleh Sulhani Hermawan, M.Ag. selaku Pembina DEMA Fakultas Syariah. Beliau menekankan pada mahasiswa Fakultas Syariah harus menyiapkan diri baik di dalam maupun di luar lapangan serta kecakapan dan kemandirian hukum harus dapat melekat di Fakultas Syariah. Setelah itu, kendali acara diserahkan kepada Ilham Makruf Syafi’i, S.H. selaku moderator.

Pemateri pertama diisi dengan penjelasan oleh Dr. Layyin Mahfiana, S.H., M.Hum. selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah memaparkan mengenai strategi atau perencanaan akademik dalam membentuk sarjana Fakultas Syariah IAIN Surakarta yang terampil dan kompeten dalam aspek kemahiran hukum.

Layyin Mahfiana juga memberikan refleksi kepada mahasiswa untuk memanfaatkan momentum transisi IAIN Surakarta menjadi UIN Raden Mas Said untuk meningkatkan standar mahasiswa agar lebih berintegritas dan berkapabilitas.

“Fakultas Syariah harus terus berbenah diantaranya seperti memasukan mata kuliah hukum umum kedalam kurikulum dan juga harus selalu membenahi kaitannya dengan SDM dan kerjasama dengan Fakultas Syariah universitas lain, Pengadilan Agama, dan lain sebagainnya,” tutur Layyin.

Sementara itu, Try Yogi Prastiyo, S.H. perwakilan DPC Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia memamparkan mengenai mengenai praktik kemahiran hukum seorang yuris dalam konteks litigasi, non-litigasi dan skill analisis hukum.

Try Yogi juga membekali mahasiswa dengan pengetahuan mengenai logika hukum, khususnya dalam memandang kasus-kasus hukum tertentu, beliau juga mengajak mahasiswa untuk aktif berdikusi dengan memberikan contoh kasus lalu diselesaikan secara bersama-sama dalam forum diskusi.

Peserta menyimak dengan khidmat jalannya acara, serta turut berdialog secara aktif dengan para pemateri yang hadir. Dengan demikian, kegiatan kali ini diselenggarakan supaya kita mempunyai pengetahuan dalam menerapkan aturan hukum materil maupun formil dalam kancah praktis, kompetensi dan kecakapan dalam menganalisis kasus-kasus hukum dengan bekal akademik yang tepat.

Selain itu, kegiatan ini harapannya mampu merefleksi mahasiswa dengan dasar dan pengetahuan mengenai logika hukum sehingga cakap dalam menghadapi situasi-situasi hukum, sehingga diharapkan nantinya kita sebagai lulusan Fakultas Syariah memiliki kemahiran hukum yang kompeten. (Verawati/DEMA/Ed.afz)

Bagikan

Berita Terkait