Siap Naik Ke Sinta 2, Jurnal Al-Ahkam Selenggarakan Pendampingan Akreditasi

FASYA-Jumat, (16/10/20) Dalam rangka persiapan re-akreditasi Jurnal Al-Ahkam menuju sinta 2, Fakultas Syariah menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Akreditasi Jurnal Al-Ahkam. Al-Ahkam, Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum kini tengah terakreditasi pada kategori sinta 5.

Acara yang digelar di Ruang Rapat Lt. I Gedung Pendidikan Fakultas Syariah ini dihadiri oleh para pengelola jurnal Al-Ahkam, dan para pengelola jurnal di lingkungan Fakultas Syariah: Jurnal Filantropi dan Jurnal Al Hakim. Dalam kesempatan itu, hadir pula perwakilan dari Omah Jurnal IAIN Surakarta.


Dr. Layyin Mahfiana, M.Hum, Wakil Dekan 1 Fakultas Syariah IAIN Surakarta, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya publikasi dosen di jurnal terakreditasi. Hal ini didasarkan pada argumen bahwa dosen berkewajiban untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang salah satu unsurnya adalah penelitian yang hasilnya diwujudkan dalam publikasi di jurnal (terakreditasi). Selain itu, publikasi juga menjadi penting untuk kenaikan jenjang karir dosen.

Di akhir sambutannya, Dr. Layyin mengungkapkan bahwa Fakultas mendukung kegiatan-kegiatan Jurnal Al-Ahkam dalam rangka percepatan akreditasi kesinta 2. Beliau juga berharap agar jurnal lain di lingkungan Fakultas Syariah bias segera mengajukan akreditasi sinta.

Terakhir, “Mengelola jurnal ilmiah tidaklah mudah, dibutuhkan komitmen dan kerja keras dari para pengelola serta dukungan seluruh civitas akademika. Sehingga, diperlukan kerjasama untuk mempersiapkan Al-Ahkam kesinta 2,” tutup Layyin.


Narasumber dalam kegiatan tersebuta dalah Kukuh Tejomurti, LL.M. yang merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret sekaligus pengelola Yustisia Jurnal Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Acara dipandu oleh Muhammad Hanif Al Hakim, M.Phill. yang merupakan salah satu dosenFakultas Syariah dan pengelola Jurnal Al-Ahkam.

Di tengah-tengah pemaparan materi, Kukuh Tejomurti, LL.M menganalisis Al-Ahkam dari sisi peluang dan tantangan. Menurutnya, “Al-Ahkam berpotensi besar untuk naik level sinta ataupun indeks scopus.”

Hal ini didasarkan pada hasil tracking dilaman sinta ristekbrin yang menunjukan rendahnya jumlah jurnal Hukum Islam, yaitu sebanyak 22 jurnal Hukum Islam untuk kategori sinta 1 hingga sinta 6. Sementara pada laman scopus, hasil tracking jurnal Islamic law hanya ada 2.


Untuk mengambil peluang tersebut, Al-Ahkam perlu melakukan beberapa persiapan dan perbaikan dari aspek manajemen dan substansi artikel. Di antaranya,merumuskan kembali aim and scope, karena semakin spesifik bidang kajian, semakin besar pula peluang untuk naik level sinta maupun masuk ke scopus.

Terkait dengan substansi artikel Al-Ahkam, beliau menekankan beberapa hal penting. Di antaranya; penggunaan referensi primer dan mutakhir, adanya novelty (kebaruan gagasan dan pikiran), pernyataan kemutakhiran, manfaat secara teoritis dan praktis, serta terpenuhinya standar penulisan jurnal.

Diskusi berlanjut pada review hasil evaluasi diri Al-Ahkam. Secara umum, hasil evaluasi diri Al-Ahkam sudah baik. Menurutnya, Al-Ahkam sangat mungkin untuk naik level kesinta 2, dengan skor evaluasi diri minimal 70.


Tim pengelola Al-Ahkam komit untuk segera memperbaiki manajemen dan mengontrol substansi artikel Jurnal Al-Ahkam, dalam rangka persiapan kesinta 2. Insyaallah, Jurnal Al-Ahkam segera naik level sinta, dan diikuti oleh jurnal-jurnal lain di lingkungan Fakultas Syariah IAIN Surakarta. (Siti Rokhaniyah/Ed.afz)

Bagikan

Berita Terkait