The International Seminar on Sharia, Law, and Muslim Society (ISSLAMS) 2022, Forum Diskusinya Para Pakar Hukum Islam Ternama

FASYA-Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar konferensi internasional yang bertajuk The International Seminar on Sharia, Law, and Muslim Society (ISSLAMS) 2022. Bertempat di The Sunan Hotel Solo, acara ini dilangsungkan pada Kamis, (22/09/2022). Konferensi internasional ini mengambil tema “The Intersection between Sharia and State Law in The Muslim World.” Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta dengan Fakultas Syariah IAIN Kudus.

Sejumlah pakar hukum Islam ternama dihadirkan sebagai pembicara, seperti Prof. Dr. Drs H. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M, selaku Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, Dr. Mahmood Kooria dari Leiden and Ashoka University – India, dan Stijn Cornelis van Huis, Ph.D., dari Universitas Bina Nusantara. Acara ini juga dihadiri oleh ratusan akademisi dari Fakultas Syariah dan Hukum di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se – Indonesia dan Fakultas Hukum di Perguruan Tinggi Umum (PTU).

Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Ismail Yahya, S.Ag., M.A.

Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Ismail Yahya, S.Ag., M.A., dalam sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan penyelenggaraan konferensi internasional yang kedua, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2018. Kegiatan ini menjadi forum diskusi yang strategis sekaligus menjadi sarana meraih rekognisi personal maupun kelembagaan.

“Dalam konteks luas, ini adalah forum strategis untuk mendiskusikan isu terkait hukum Islam, hukum positif, dan perkembangan kontemporer yang berlaku di masyarakat muslim dunia. Sedangkan dalam konteks sempit, forum ini menjadi media bagi para akademisi untuk mempublikasikan karya akademiknya dalam rangka akselerasi rekognisi pribadi maupun institusi,” tuturnya.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd. turut mengapresiasi dan menyambut hangat acara ini. Dalam opening remarknya beliau mengatakan bahwa konferensi internasional ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mencari jawaban dan bentuk respon dari berbagai permasalahan hukum Islam yang dihadapi. “Semoga konferensi internasional ini berjalan dengan lancar dan bisa produktif memberi solusi dalam rangka menghadapi permasalahan yang ada,” tutupnya.

Prof. Dr. Drs H. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M. Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI

Setelah penyampaian opening remarks, acara dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Prof. Amran Suadi selaku keynote speaker. Dalam salah satu poinnya, beliau menjelaskan bahwa keadilan itu menjadi tumpuan dari hukum. “Hukum itu alat saja. Kita bekerja bukan menegakkan hukum, tapi menegakkan keadilan yang didasarkan pada hukum. Jika keadilan tidak didasarkan pada hukum, maka macam – macam nantinya. Menurut saya adil, tapi menurut orang lain bisa saja tidak adil,” ujarnya.

Stijn Cornelis van Huis, Ph.D. dari Universitas Bina Nusantara menyampaikan materi

Acara dilanjutkan dengan plenary session yang dimoderatori oleh M. Latif Fauzi, S.H.I., M.S.I., M.A., Ph.D. Stijn Cornelis van Huis, Ph.D. Beliau menjelaskan materi berjudul “Religious Courts, International Law, and Local Values.” Sedangkan materi kedua disampaikan oleh Mahmood Kooria, Ph.D., yang berjudul “Codification without The State Islamic Law as Codifief by Ghazali.” Pemaparan dan diskusi berjalan menarik dan interaktif.

Dr. Mahmood Kooria dari Leiden and Ashoka University – India

Sementara itu, Mansur Efendi, S.H.I., M.Si. selaku Ketua Panitia ISSLAMS 2022, menjelaskan bahwa dalam konferensi ini dipresentasikan sebanyak 55 paper, yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti UIN Raden Mas Said Surakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Darussalam Gontor, Institut PTIQ Jakarta, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Muhammadiyah Surakarta, IAIN Palangka Raya, IAIN Madura, IAIN LANGSA, IAIN Ponorogo, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung,

Sesi foto bersama

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Sebelas Maret Surakarta, IAIN Kudus, IAIN Kediri, IAIN PALOPO, dan lainnya.
Lebih jauh, Mansur Efendi juga menambahkan bahwa penyelenggaraan konferensi ini didukung oleh berbagai pihak. Diantaranya adalah Pengadilan Agama se-Solo Raya, Bank Indonesia, BPRS Dana Mulia Surakarta, Rowasiya Observatory Klaten, Bank Jateng Syariah Surakarta, dan BMT Amanah Umah Surakarta. “Terima kasih kami haturkan kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya ISSLAMS 2022. Semoga kerjasama yang sudah terjalin dengan baik ini dapat ditingkatkan pada masa yang akan datang” tandasnya. (HH/Ed.afz/SINPUH)

Tanyangan kegiatan ISSLAMS ini bisa disaksikan di kanal Youtube Fasya: ISSLAMS CONFERENCE

Bagikan

Berita Terkait