Tinggi 21 Derajat, Hilal Terlihat Jelas Di Parangkusumo

FASYA-Senin, 30/09/2019, 64 mahasiswa fakultas syariah melaksanakan praktikum arah kiblat dan rukyatul hilal. 64 Mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah 5K dan Hukum Keluarga Islam 5C.

Praktikum diawali dengan pembekalan di Gedung Fakultas Syariah IAIN Surakarta. Andi Mardian, Lc., MA. selaku kepala Laboratorium Fakultas Syariah mengatakan bahwa, “Praktikum ini merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa, dengan tujuan untuk membekali softskill di bidang astronomi Islam”.

Pembekalan oleh Fairuz Sabiq, M.S.I. 

Pembekalan dipimpin oleh Fairuz Sabiq, M.S.I. dosen Ilmu Falak sekaligus Kepala Laboratorium Hisab dan Rukyat AL-Hilal Fakultas Syariah IAIN Surakarta. Sabiq mengawalinya dengan bagaimana penentuan awal bulan qamariyah, yaitu dengan metode hisab dan rukyat.

Dari hasil hisab atau perhitungan, tinggi hilal di pantai Parangtritis dan sekitarnya yaitu 21° 52’ 22”. “Dari data hisab tersebut, dapat disimpulkan bahwa hilal mudah untuk dirukyat (terlihat),” ujar Sabiq.

Proses mengukur arah kiblat di masjid pantai Parangkusumo

Usai pembekalan, para peserta kemudian menuju Panta Parangkusumo Bantul. Setelah selesai istirahat dan shalat, dilanjutkan dengan mengukur arah kiblat di Masjid Pantai Parangkusumo dengan theodolit dan istiwa ‘ain.

Setelah hari mulai senja, Sabiq mengajak mahasiswa untuk ke bibir pantai guna melihat hilal. Ketika matahari mulai tenggelam, “itu hilalnya kelihatan,” teriak salah seorang mahasiswa.

Melihat hilal dengan alat theodolit di Pantai Parangkusumo Bantul

Ketinggian hilal yang lebih dari 20 derajat dan cuaca yang mendukung membuat hilal dapat mudah terlihat. Setelah mengabadikan hilal dengan gawai, para peserta kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke IAIN Surakarta. (AF)

Bagikan

Berita Terkait