Loading...

Fakultas Syariah UIN Surakarta Matangkan Kurikulum Glokalisasi Lewat FGD Bahasa Inggris dan Arab

Diterbitkan pada 26 Juni 2026 11:21 WIB

Baca

FASYA – Guna mematangkan kurikulum yang berglokalisasi, Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bagi dosen, tutorial, dan mahasiswa kelas internasional yang bertajuk “Pengembangan Kurikulum Tutorial Bahasa Inggris dan Bahasa Arab Program Rintisan Kelas Internasional.” Menghadirkan narasumber Dr. Khabibi Muhammad Luthfi, S.S., M.Hum., Dr. Wildan Mahir Muttaqin, M.A., TESL., dan Sulhani Hermawan, M.Ag. Pada hari Kamis (25/06/2026), bertempat di Aula Fakultas Syariah.

Sebagaimana pada Launching Kelas Internasional Fakultas Syariah pada Rabu, (06/03/2024) tiga tahun yang lalu bahwa tujuan dari diselengarakannya kelas internasional tersebut adalah mampu meningkatkan kualitas fakultas dan juga mahasiswanya serta siap untuk melakukan ekpansi secara global, supaya dikenal di dunia internasional.

Dalam sambutanya Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Sidik, M.Ag., menyampaikan program rintisan kelas internasional di Fakultas Syariah UIN Surakarta untuk membantu melakukan penguatan kepada mahasiswa sehingga menghasilkan lulusan unggulan dimana sesuai dengan visi Rektor UIN Surakarta yaitu Glokalisasi sehingga menghasilkan turunan dari Internasionalisasi.

“Kalau kita flashback sebenarnya kita sudah memiliki semangat lulusan yang memiliki keunggulan bahasa asing, sebenarnya sudah lama sejak STAIN Surakarta ada program kelas unggulan, waktu IAIN ada program qira’atul kutub, dan setelahnya ada program rintisan pesantren mahasiswa,” ungkap Dr. Sidik.

“Dari beberapa program tersebut di atas sebetulnya niatnya satu yaitu bagaimana UIN Surakarta khususnya Fakultas Syariah menghasilkan lulusan yang unggul,” tambah WD I.

Dr. Wildan Mahir Muttaqin, MA TESL selaku narasumber pertama menyampaikan tentang Desain Kurikulum Tutorial Terstruktur Berbasis Pendekatan Translanguaging dan ESP untuk Program Rintisan Kelas Internasional diantaranya urgensi dan tantangan global, paradigma translanguaging, profil kompetensi lulusan, tahap 1: fondasi dan pra-akademik, tahap 2: esp syariah dan riset, tahap 3: standardisasi dan karir, strategi implementasi aktif, sistem evaluasi autentik, milestone target standardisasi, FGD, Aktivitas FGD 1: Translanguaging Sandbox, Aktivitas FGD 2: Sinkronisasi Silabus CLIL.

Sedangkan Dr. Khabibi Muhammad Luthfi, S.S., M.Hum., narasumber kedua memaparkan tentang Penguatan Kompetensi Membaca Teks Arab Hukum & Ekonomi Islam secara Sistematis dan Berjenjang diantaranya Empat Komponen Mikro yang Saling Mendukung, Kondisi, Gap dan Peluang: Data Awal-Asumsi Pendekatan, Contoh Global dan Nasional: Program Tutorial/Kuliah Bahasa Arab Serupa, Dua Dimensi Membaca dalam Desain Kurikulum Tutorial, Reading-Centered dan Hierarkis-Terintegrasi: Membaca sebagai Core, Tiga Backbone dan Triple Text, Model Blended Intensive: Program Tutorial Bahasa Arab Kelas Internasional, Peta Jalan Tutorial 6 Semester, Arabic Intensive Boot Camp & Integrasi Ma'had, MDGI dan Digital & AI Literacy, Asesmen, Capaian, dan Koneksi TOAFL.

Ada empat rekomendasi dari Dr. Khabibi, untuk Pengembangan Program Tutorial Bahasa Arab Kelas Internasional yaitu: 1) Integrasi Ekosistem, Rancang sebagai Sistem (Bukan Program Tunggal), 2) Formalisasi Boot Camp (Investasi Awal yang Paling Efektif), 3) Triple Text Corpus (Turath + Modern + Digital Sejak Awal), 4) Agenda Riset Corpus (Validasi AACWL dan Struktur Gramatikal).

  

Selesai pemaparan materi dari kedua narasumber acara dilanjut dengan diskusi antara peserta dan narasumber. Acara yang dipandu oleh Umi Rohmah, S.H.I., M.S.I., tersebut berjalan dengan penuh semangat, para peserta antusias untuk berdiskusi. (smn)

 

 

Let’s join us!
Fakultas Unggul

_____

Find us:

 

#uinsurakarta
#fakultassyariahuinsurakarta
#fakultasunggul
#DariFASYAuntukBangsa
#ayoookuliahdifasyauinrmsaidsurakarta