Loading...

Gala Dinner Fordek Syariah dan Hukum Berlangsung Hangat dan Penuh Kekeluargaan

Diterbitkan pada 2 Mei 2026 09:24 WIB

Baca

FASYA - Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam gala dinner Forum Dekan (Fordek) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) PTKIN se-Indonesia di Ambon, pada hari Senin, (26/04/2026). Kegiatan yang mengawali agenda Fordek Senin-Rabu, 27-28 April 2026 ini difasilitasi oleh Pemerintah Kota Ambon sebagai bentuk dukungan terhadap forum nasional tersebut.

Dekan bersama Wali Kota Ambon, Wakil Wali Kota Ambon dan Ketua Fordek

Hadir dalam acara ini Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si. dan Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisutta. Hadir juga Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib (AM) Sangaji Ambon, Prof. Abidin Wakano, M.Ag, Ketua Fordek,  Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H., M.A., MDC., serta para Dekan dan Wakil Dekan FSH PTKIN se-Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta), Prof. Dr. Muh. Nashiruddin, MA., M.Ag., yang juga Sekretaris Fordek didampingi Wakil Dekan I Dr. Sidik., M.Ag., dan Wakil Dekan II Dr. H. Masrukhin, M.H.

Rektor UIN AM Sangaji, Prof. Abidin Wakano dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas jamuan yang diberikan di tengah kesibukan Pemerintah Kota. Ia juga mengapresiasi perhatian besar Wali Kota terhadap perkembangan kampus dan sivitas akademika.

Sementara itu Ketua Fordek, Prof. Maskun, mengaku awalnya ragu terhadap tingkat kehadiran peserta. Namun antusiasme yang tinggi justru membuktikan bahwa Ambon memiliki daya tarik yang sangat kuat. “Kehadiran kami di sini adalah bukti bahwa kita satu bangsa, satu persaudaraan, dan bersama-sama ingin memajukan negeri,” ujarnya.

Adapun Wali Kota Ambon dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini relevan di tengah upaya pemerintah membangun kualitas generasi muda. Selain itu, lanjutnya, di tengah kemajemukan masyarakat, kehadiran forum ini memberi pesan kuat bahwa Ambon adalah kota yang aman dan terbuka.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat ikatan budaya dalam kehidupan bersama. Ambon dikenal sebagai kota multikultur dengan semangat “orang basudara”. Karena itu tidak salah jika baru-baru ini Ambon termasuk dalam 10 kota paling toleran versi rilis Setara Institute.

Wali Kota juga menambahkan bahwa “Orang Ambon seperti sagu. Di luarnya keras, tapi di dalamnya putih dan bersih.” Pesan ini tegasnya, menggambarkan karakter masyarakat yang kuat namun tulus.

Gala dinner ini tidak sekadar jamuan makan, tetapi menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkuat harmoni, dan meneguhkan komitmen bersama membangun Indonesia yang lebih baik. (SH)

 

Let’s join us!
Fakultas Unggul

_____

Find us:

 

#uinsurakarta
#fakultassyariahuinsurakarta
#fakultasunggul
#DariFASYAuntukBangsa
#ayoookuliahdifasyauinrmsaidsurakarta