Loading...

Kampanye Pemilwa Fakultas Syariah UIN Surakarta: Kandidat Ungkap Program Kerja dan Visi Mereka

Diterbitkan pada 30 November 2025 13:57 WIB

Baca

FASYA – Jumat, (28/11/2025) Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) bersama perangkat Pemilu Mahasiswa (Pemilwa) lainnya, yaitu Panitia Pengawas Pemilu Mahasiswa (Panwaslu) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), menyelenggarakan Kampanye bagi setiap pasangan calon dari masing-masing program studi di Fakultas Syariah.

Kampanye Pasangan Calon Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Fakultas Syariah dalam PEMILWA 2026 dilaksanakan dalam satu hari. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara terbuka di halaman Gedung SBSN, menggunakan panggung terbuka yang dapat dihadiri oleh seluruh mahasiswa Fakultas Syariah. Para pasangan calon bersama tim suksesnya berkumpul dan menyampaikan materi kampanye secara bergiliran di depan mahasiswa, sehingga proses kampanye berlangsung lebih transparan, interaktif, dan mudah diakses oleh seluruh peserta.

Dalam PEMILWA periode 2026 ini terdapat empat pasangan calon yang berkompetisi untuk menduduki posisi Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi. Jumlah pasangan calon pada setiap program studi berbeda-beda, seluruh pasangan calon telah melalui proses pendaftaran dan screening sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun pasangan calon yang berkompetisi adalah sebagai berikut:
Program Studi Hukum Pidana Islam:
Paslon No. Urut 1
Ketua: Dodim Dicky Dirgantara
Wakil: Elies Subandari

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah:
Paslon No. Urut 1
Ketua: Arifah Nur Tsania
Wakil: Khomsah Desi Nurrohmah

Program Studi Hukum Keluarga Islam:
Paslon No. Urut 1
Ketua: Ryan Muhammad Rizky
Wakil: Nur Hanafi Muafa
Paslon No. Urut 2
Ketua : Uki Nur Annisa
Wakil :Shofia Kusumaning Ratri

Keempat pasangan calon ini berkompetisi untuk menunjukkan visi, misi, serta gagasan mereka dalam upaya membangun program kerja yang dapat diterima dan diimplementasikan di lingkungan Fakultas Syariah. Kampanye ini berlangsung dengan menarik dan interaktif, menciptakan iklim politik kampus yang sehat dan berkualitas. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menilai visi, misi, serta pola argumentasi yang disampaikan oleh masing-masing pasangan calon, yang dipresentasikan dengan jelas dan terstruktur dalam waktu yang telah ditentukan.

Melalui kegiatan kampanye ini, diharapkan mahasiswa dapat memilih pasangan calon yang benar-benar unggul, berdasarkan pemahaman tentang program kerja yang ditawarkan. (KPUM/Ed.Afz)