Loading...

KSM FATAWA Gelar Seminar Nasional Tentang Hukum Memerankan Nabi/Rasul dalam Film

Diterbitkan pada 31 Mei 2025 14:04 WIB

Baca

FASYA-Senin, (26/05/2025) telah diselenggarakan kegiatan Seminar Nasional dengan tema “Urgensi Fatwa MUI Tahun 1998 Tentang Hukum Memerankan Nabi/Rasul Dan Orang Suci Dalam Film: Menyingkap Kontroversi Film Bida’ah” Kegiatan ini diprakarsai oleh Kelompok Studi Mahasiswa Forum Mufti Mahasiswa (KSM FATAWA) Fakultas Syariah dan bertempat di Aula Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta. Seminar ini bertujuan dengan mengurai problematika yang sedang marak dikalangan masyarakat dan kelompok tertentu atau bahkan dalam kalangan mahasiswa. Diantara problematikanya yaitu banyak dari masyarakat yang ahli dalam hal agama dan mengaku dirinya sebagai tokoh yang paling pintar dalam suatu kalangannya, dan juga mahasiswa terkadang ada yang terdoktrin oleh paham-paham dalam suatu golongan yang menyebabkan harus taat kepada golongannya, dan mengagung-agungkan imam atau pemimpinnya seolah–olah ia yang mendapatkan mandat. Acara dimulai dan dibuka dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh Muhammad Miftakhul Rahmat sebagai ketua pelaksana, kemudian dilanjutkan penyampaian kata sambutan oleh Muhammad Prayogi selaku ketua umum KSM Fatawa dan selanjutnya sambutan dari Qosim Khoiri Anwar, M.S.I sebagai pembina KSM Fatawa. Setelah itu, acara secara resmi dibuka oleh Fairuz Sabiq, M.S.I. selaku Wakil Dekan III Fakultas Syariah. Seminar ini menghadirkan dua pemateri yang kompeten dibidangnya, pertama yaitu: H. Moh. Zainal Abidin, S.Kom.I, M.Pd. (Wakil Rois Syuriyah, PCNU Kota Surakarta). Beliau menyampaikan materinya yaitu tentang Perspektif Hukum Islam Terhadap Representasi Tokoh Suci Dalam Media Visual: Tinjauan Hukum Islam, Etika Dakwah, Dan Studi Kasus Atas Serial Walid (Bida’ah). Pemateri kedua yaitu, A.M.Mustain Nasoha LC.,M.H., M.A (Direktur Pusat Studi Konstitusi & Hukum Islam UIN Raden Mas Said Surakarta). Beliau menyampaikan tentang apa dampak sosial-budaya dan keagamaan dari film yang mengangkat tokoh suci dalam media visual: tinjauan hukum Islam, etika dakwah, dan studi kasus atas serial walid (bida’ah) Kegiatan diskusi dan pematerian dipandu oleh Resti Liyawati, selaku demisioner ketua umum KSM FATAWA 2024 Fakultas Syariah, yang bertindak sebagai moderator. Selama pematerian berlangsung, para peserta mengikuti dengan penuh perhatian dan antusiasme dari peserta. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta diskusi mengenai tema dalam Seminar Nasional ini. Lanjutan dari acara ini ialah pemberian cendera mata kepada kedua pemateri dan juga moderator serta memberikan sedikit apresiasi terhadap mahasiswa yang bertanya. Seminar Nasional ini di tutup dengan foto bersama kedua pemateri. (KSM FATAWA/Ed.AFz)