Loading...

Menembus Batas, Melintas Tiga Negara: Kisah Inspiratif Delegasi Mahasiswa Fakultas syariah Mila Jamilah di Konferensi Pemuda Internasional EGYIC 2025

Diterbitkan pada 21 November 2025 13:47 WIB

Baca

Melalui Edusantara Global Youth Innovation Conference (EGYIC) 2025, delegasi Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta), Mila Jamilah, menempuh perjalanan berharga yang menguatkan wawasan global dan kapasitas kepemimpinan. Dalam kurun tujuh hari penuh inspirasi, Mila menjelajahi Singapura, Malaysia, dan Thailand melalui rangkaian kegiatan akademik, budaya, dan diplomasi pemuda yang mendalam.

Mila Jamilah merupakan Mahasiswa aktif pada program studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah UIN Surakarta. Mila Jamilah aktif dalam kegiatan akademis dan budaya, melalui berbagai kegiatan di kampus dan di luar kampus. Dia berjuang mengikuti seleksi Edusantara Global Youth Innovation Conference (EGYIC) 2025 dengan keseriusan dan berbagai tahapan yang tidak mudah.

Perjalanan dimulai pada 7 November 2025 dari Indonesia menuju Singapura, tempat dimana Mila dan delegasi lainnya mengawali pengalaman mereka dengan eksplorasi inovasi di Nanyang Technological University, Mila mempelajari inovasi pendidikan dan teknologi yang mereka kembangkan dan wisata ke ikon Singapura seperti Merlion Park dan Universal Studios. Keesokan harinya, delegasi melanjutkan perjalanan darat ke Kuala Lumpur untuk menikmati landmark seperti Petronas Twin Towers dan kuliner legendaris di Alor Night Food Street.

Puncak kegiatan berlangsung di Universiti Malaya pada 10 November, di mana Mila mengikuti konferensi di Universiti Malaya, Malaysia. Dia memaparkan hasil penelitiannya dengan judul “Gender Justice and Equality: The Long Road to going Violence Against Women” di  hadapan dosen dan peserta EGYIC yang lain.

Kegiatan EGYIC memperkaya pengetahuannya tentang inovasi global dan peran strategis pemuda dalam Pembangunan, dengan harapan dapat diterapkan dan dikembangkan di Indonesia. Hari-hari berikutnya dilanjutkan dengan eksplorasi budaya Malaysia di Batu Caves, Belice Chocolate Kingdom, dan situs bersejarah lainnya, memperdalam pemahaman tentang keragaman dan harmoni multikultural negara tersebut.

Perjalanan diakhiri dengan kunjungan ke Thailand, khususnya ke Wat Laem Pho dan pantai Samila di Songkhla, memberi kesempatan bagi Mila merasakan kehangatan budaya dan pesona alam negeri seribu senyuman ini. Pada 13 November, delegasi kembali ke Indonesia membawa pulang ilmu, jejaring internasional, dan pengalaman yang tak ternilai.

Perjalanan ini bukan semata-lah lintas negara, melainkan proses bertumbuh, membangun koneksi, dan memperkuat semangat untuk berkontribusi dalam inovasi dan kepemudaan global. Mila Jamilah, sebagai delegasi EGYIC 2025, siap menginspirasi dan memimpin generasi muda menuju masa depan yang lebih cerah. (Mila Jamilah)