
FASYA – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) melalui partisipasi aktif delegasinya, mencatat tonggak penting dalam sejarah pendidikan hukum nasional dengan menjadi pendiri Asosiasi Program Studi Hukum Bisnis (APSHB). Pada Rabu (19-20/11/2025) di Jakarta.
Kehadiran Fakultas Syariah UIN Surakarta di Forum Nasional Inisiasi Pembentukan Program Studi Hukum Bisnis Indonesia ini juga diinisiasi oleh Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta, para pendiri menegaskan komitmen institusi dalam memajukan kurikulum Hukum Bisnis di tengah dinamika global.
Acara bersejarah yang puncaknya ditandai dengan musyawarah pendirian pada 20 November 2025 ini, berhasil menghimpun 31 delegasi dari 24 universitas se- Indonesia. Fakultas Syariah UIN Surakarta menjadi salah satu inisiator penting yang menyuarakan perlunya kolaborasi dan standar kurikulum yang kokoh.
Pendirian APSHB merupakan respons strategis terhadap tantangan besar dalam perkembangan hukum bisnis. Dalam diskusi, para akademisi sepakat bahwa lulusan Program Studi Hukum Bisnis (PSHB) dituntut untuk tidak hanya menguasai regulasi, tetapi juga memiliki business mindset yang kuat, sejalan dengan tuntutan industri.
Fokus utama pembahasan, yang secara aktif didukung oleh delegasi Fakultas Syariah UIN Surakarta, adalah penegasan identitas PSHB yang selama ini dinilai terlalu menyerupai Program Studi Ilmu Hukum umum. Forum menyepakati langkah krusial untuk segera menyusun dan menetapkan daftar mata kuliah wajib minimal PSHB sebagai standar nasional untuk menciptakan diferensiasi kurikulum yang signifikan dan relevan.
Selain itu, APSHB akan berperan vital dalam menyikapi Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2025 terkait penentuan kompetensi utama lulusan, serta mencari solusi implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Koorprodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN Surakarta, Evi Aryani, S.H., M.H., menyampaikan, “Keikutsertaan Fakultas Syariah UIN Surakarta dalam pendirian APSHB adalah wujud nyata upaya kami untuk menjembatani dan menjalin sinergisitas antara teori akademik dan kebutuhan praktis di lapangan,” ujar Evi Ariyani
“Kami percaya bahwa melalui asosiasi ini, kita dapat menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan hukum dan ekonomi di era borderless,” harapnya
Forum Nasional ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antar institusi untuk melebur sekat-sekat dan membentuk satu kekuatan kolektif dalam pendidikan hukum bisnis. Dalam aspek kurikulum, diskusi turut menyoroti integrasi nilai-nilai kearifan lokal dan agama sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembentukan sarjana hukum bisnis yang menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan.
Dengan resmi terbentuknya APSHB, diharapkan asosiasi ini menjadi wadah untuk memperkuat integrasi hukum bisnis dalam tiga pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, riset, dan praktik.
Musyawarah internal yang diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal 20 November 2025 juga telah membentuk dewan pengawas dan susunan kepengurusan yang diharapkan dapat menjadi pilar utama asosiasi ke depan.
Dewan Pengawas APSHB :
Susunan kepengurusan inti APSHB periode pertama:
Fakultas Syariah UIN Surakarta Optimis bahwa APSHB akan menjadi nafas baru bagi Program Studi Hukum Bisnis di Indonesia, menghasilkan lulusan yang tidak hanya cakap pasal, tetapi juga terampil dalam memecahkan masalah bisnis yang kompleks. (Evi Aryani/ Ed. Smn)
Let’s join us!
Fakultas Unggul
_____
Find us:
#uinsurakarta
#fakultassyariahuinsurakarta
#fakultasunggul
#DariFASYAuntukBangsa
#ayoookuliahdifasyauinrmsaidsurakarta
SK Dekan Fakultas Syariah Pedoman Pencetakan Buku Daras 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Artikel Bulan Juni Tahun 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Skripsi Bulan Juni Periode #2 Tahun 2026
2 hari yang lalu - Informasi