
FASYA – Sebanyak 23 mahasiswa Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) menerima sertifikat Kelas Penyelesaian Sengke Pemilu, yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah UIN Surakarta bekerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo. Pada hari Selasa, (20/01/2026) di Aula Fakultas Syariah.
Pemberian sertifikat tersebut menandakan bahwa para mahasiswa telah selesai melakukan perkuliahan di Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu yang dilaksanakan sebanyak 14 kali pertemuan/ tatap muka.
Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu yang ada di Fakultas Syariah merupakan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu pertama yang ada di Indonesia. Sehingga Fakultas Syariah merupakan pionir dalam menghadirkan inovasi pendidikan hukum yang relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini.
Dekan Fakultas Syariah UIN Surakarta, Prof. Dr. Muh. Nashirudin, S.Ag., M.A., M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada seluruh tim dari Bawaslu Sukoharjo dan semuanya yang hadir disini serta dari media, para wakil dekan, para ketua jurusan sekretaris dan coordinator program studi, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang telah hadir.
“Alhamdulillah kegiatan kerjasama dengan Bawaslu Kabupaten Sukoharjo yang telah melaksanakan penyelenggaraan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu sampai dengan penyerahan sertifikat kali ini berjalan dengan lancar, semoga kerjasama ini bisa berlanjut lagi tahun depan,” ungkap Prof. Nashuridn
Dengan adanya kegiatan tersebut dapat menambah kompetensi, menambah keilmuan dan juga memberikan manfaat kepada kedua lembaga baik Fakultas Syariah maupun Bawaslu Kabupaten Sukoharjo. Semoga kedepannya bisa memberikan pendidikan pemilu yang makin bermartabat, demokrastis, menghasilkan pemimpin bangsa yang lebih berkualitas.
Sedangkan Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Rochmat Basuki, S.E., M.H., menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Syariah UIN Surakarta yang telah memberikan ruang yang sangat luas sehingga bisa menyelenggarakan Kelas Sengketa Pemilu Gelombang 1 pada tahun ini. Diharapkan apa yang sudah di lalui kedua lembaga ini dapat berjalan terus kedepannya.
“Kami harapkan para peserta kelas penyelesaian sengketa pemilu ini dapat terus untuk meningkatkan upgrading karena yang telah kami berikan selama 14 kali pertemuan belum begitu cukup untuk bisa mengcover memberikan secara keseluruhan tentang kepemiluan,” harap Rochmat Basuki.
Bagas Triyono salah satu peserta Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu menyampaikan, “kegiatan kelas sengketa ini lebih jauh berbeda dari kegiatan sosialisasi yang diadakan selama satu atau dua hari, materi yang disampaikan selama pembelajaran dikelas sengketa luar biasa dan sangat berbobot,” ungkap Bagas.
Semoga kedepannya ada perbaikan-perbaikan pengawasan tentang pemilu dari sisi regulasi maupun dari sisi sumber daya di Bawaslu, dari pencegahan, tindakan pelanggaran dan bagaimana penyelesaian sengketa bisa ditangani dengan baik. Sehingga kualitas demokrasi di Indonesia kedepan makin menjadi baik. (smn)
Let’s join us!
Fakultas Unggul
_____
Find us:
#uinsurakarta
#fakultassyariahuinsurakarta
#fakultasunggul
#DariFASYAuntukBangsa
#ayoookuliahdifasyauinrmsaidsurakarta
SK Dekan Fakultas Syariah Pedoman Pencetakan Buku Daras 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Artikel Bulan Juni Tahun 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Skripsi Bulan Juni Periode #2 Tahun 2026
2 hari yang lalu - Informasi