
FASYA – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) selenggarakan Workhsop Penyusunan Kurikulum Program Studi Hukum Bisnis dengan menghadirkan Narasumber Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H., M.Hum, Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) pada Rabu-Kamis, (8-9/04/2026), bertempat di Hotel Griya Persada Bandungan Semarang.
Guna mendapatkan kurikulum yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja maka, workhsop tersebut menghadirkan para dosen Program Studi Hukum Bisnis, stakholder dari internal maupun eksternal diantaranya Disperindag Salatiga, Kemenag Kab. Semarang, dan alumni serta Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Surakarta. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan kurikulum yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Prof. Dr. Muh. Nashirudin, S.Ag., M.A., M.Ag., selaku Dekan Fakultas Syariah UIN Surakarta dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini momentum strategis untuk merumuskan kurikulum yang adaptif terhadap dinamika perkembangan hukum dan dunia bisnis modern. Kurikulum harus mampu membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis hukum yang tajam, pemahaman bisnis yang kuat, serta keterampilan praktis yang siap diterapkan.
Dekan juga menekankan kepada para peserta workshop untuk segera menyelesaikan penyusunan kurikulum tersebut, “Finalisasi kurikulum Program Studi Hukum Bisnis saat ini harus segera dilakukan, setalah itu kita bisa mengajukan surat keputusan (SK) kurikulum ke rektor,” ujar. Prof. Nashirudin.
Workshop yang dimoderatori oleh H. Muh. Zumar Aminuddin, S.H., M.Hum., yang juga sekaligus Ketua Program Studi Hukum Bisnis tersebut, peserta aktif berdiskusi dalam berbagai sesi, seperti penyesuaian capaian pembelajaran lulusan (CPL), integrasi teknologi dalam pembelajaran, hingga penguatan mata kuliah berbasis praktik seperti hukum kontrak, kepatuhan perusahaan, dan penyelesaian sengketa bisnis. Selain itu, isu-isu terkini seperti hukum fintech, perlindungan data, dan regulasi e-commerce juga menjadi sorotan utama.
Sedangkan Prof. Budi Agus Riswandi narasumber pada acara tersebut mengajak para peserta workshop untuk bayak berdiskusi tentang prodi hukum yang dibuka oleh berbagai perguruan tinggi. Prof. Budi juga menekankan pentingnya mendesain kurikulum yang berbasis OBE yaitu menentukan profil lulusan, harus jelas lulusannya nanti mau menjadi apa. Harus Bancmarking, kalau bisa ke universitas yang sudah mapan sehingga banyak diskusi dan mengetahui permasalahan sebenarnya.
Hukum Bisnis itu seperti lautan samudra, jadi kita harus memfokus ke SDM, lihat lingkungan yang membutuhkan, dan potensi masyarakat lokal. Sinergi dan kolaborasi harus dimanfaatkan.
Tidak hanya berhenti pada sarjana hukum yang berakhlakul karimah dan profesional, tetapi harus bisa berperan dalam bidang litigator dan non litigator. Mahir dipengadilan dan mahir diluar pengadilan. Basis nilai dan CPL rata-rata adalah sikap, pengetahuan, keterampilan umum, keterampilan khusus yang harus terapkan dalam kurikulum tersebut.
Mahasiswa harus diajarkan menggunakan AI sebagai tools dan bagaimana memahami tentang AI, karena perkembangan teknologi tidak mungkin kita akan menolaknya.
Workshop dilanjut dengan penyusunan draft kurikulum yang akan melalui tahap evaluasi dan penyempurnaan sebelum resmi diterapkan. Diharapkan, hasil workshop ini dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak lulusan Hukum Bisnis yang unggul, kompetitif, dan mampu berkontribusi secara signifikan dalam dunia profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional. (smn)
Let’s join us!
Fakultas Unggul
_____
Find us:
#uinsurakarta
#fakultassyariahuinsurakarta
#fakultasunggul
#DariFASYAuntukBangsa
#ayoookuliahdifasyauinrmsaidsurakarta
SK Dekan Fakultas Syariah Pedoman Pencetakan Buku Daras 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Artikel Bulan Juni Tahun 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Skripsi Bulan Juni Periode #2 Tahun 2026
2 hari yang lalu - Informasi