Loading...

Rektor Tegaskan, Untuk Menuju Unggul Secara Internasional Dosen dan Tendik Rekomendasikan Lurik

Diterbitkan pada 13 April 2026 10:47 WIB

Baca

FASYA – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat serta berbagai kegiatan kemahasiswaan di Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta), maka Fakultas Syariah UIN Surakarta melaksanakan sinkronisasi perencanaan dan penganggaran tahun 2027, bertempat di Hotel Griya Persada Bandungan Semarang, pada hari Jumat-Sabtu, (10-11/04/2026).

Acara yang menghadirkan narasumber berpengalaman dibidangnya, Prof. Dr. H. Muhyar Fanani, M.Ag., yang juga Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang tersebut juga dihadiri oleh Rektor UIN Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., dan dihadri pula oleh pimpinan fakultas, para ketua program studi, serta tenaga kependidikan, perwakilan alumi dan perwakilan mahasiswa serta stakeholder.

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Syariah UIN Surakarta, Prof. Dr. Muh. Nashirudin, S.Ag., M.A., M.Ag., menekankan pentingnya perencanaan yang terintegritas dan berbasis kinerja guna menjawab tantangan pendidikan tinggi kedepan.

“Sinkronisasi dan perencanaan ini bukan sekedar rutinitas administratif, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi, misi, program dan anggarakan agar tepat sasaran dan tepat waktu serta berdampak nyata bagi lingkungan fakultas, sehingga nanti akan kita bagi menjadi tiga komisi atau tiga bidang,” ujar Prof. Nashirudin.

Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2027 tersebut dibuka oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan, sinkronisasi fakultas menuju unggul secara internasional Fakultas Syariah UIN Surakarta dimana semua dosen dan tendik harus LURIK : Loyal, Unggul, Responsif, Inovatif, Kolaboratif.

Rektor juga menekankan agar tidak berkurang harta kita maka, banyak sekedah, banyak istighfar: untuk mencapai kemulaiaan salah satunya adalah istighfar, tawadlu: kalau pingin diangkat maka tawadlu.

Prof. Toto juga menyampaikan 11 Program dari Kementerian Agama yaitu: Memperkuat Integritas ilmu, 2) Memperkuat dan mengembangkan substansi atau nomenklatur program studi menuju masa depan, 3) Memperkuat dan mengembangkan kolaborasi PTK dengan PTU dalam dan luar negeri dan DUDI, 4) Menyusun akselerasi program pembelajaran, 5) Melakukan evaluasi atas daya saing lulusan dan daya saing kelembagaan PTK, 6) Penguatan kapasitas dosen, 7) Mengembangkan system pemberdayaan, riset dan pengabdian Masyarakat secara terintegritasi, 8) Menyusun grade atas posisi PTKI dalam konsteks kemajuan Pendidikan, 9) Memperkuat posisi ma’had al jami’ah, 10) Merumuskan epistomologi dn body of knowlage keilmuan di PTKIN dan, 11) Mengembangkan akses keluar negeri.

“Dosen wajib punya email UIN Surakarta, akun Sinta, Google Scoler dan Sister karena semua akan tersinkronisasi. Mulai dari sekarang mari dipetakan mana program studi yang akan melaksanakan re-akreditasi, dipersiapkan websitenya prodi, media sosial prodi dengan sebagus mungkin,” tegas Prof. Toto.

Dalam pemaparan materinya, Prof. Dr. H. Muhyar Fanani, M.Ag., menyapaikan tentang: Sembilan tantang perguruan tinggi saat ini, yaitu: 1) Revolusi industri 4.0 yang penanda utamanya adalah ekonomi digital, kecerdasan buatan, big data, dan Internet of Things (IOT). 2) Minimnya lapangan kerja. Laporan World Economic Forum (WEF) dalam “The Future of Jobs: Employment, Skills and Workforce Strategy for the Fourth Industrial Revolution” (2016) memprediksi, tren kehilangan pekerjaan global antara 2015-2020 mencapai 5,1 juta. Utamanya di bidang administrasi dan perkantoran akibat revolusi industri 4.0.  3) Disrupsi atau gangguan dalam pekerjaan, 4) Inovasi dan daya produksi, 5) Ketimpangan, 6) Artifical Intelligence (AI), 7) Keamanan dan konflik, 8) Kepaduan teknologi, 9) Isu etnis dan identitas.

Prof. Dr. H. Muhyar Fanani, juga memaparkan tentang:  apa yang saja yang harus dilakukan perguruan tinggi, sinkronisasi perencaaan dan pengganggaran dalam konteks nasional, sinkronisasi penganggaran dan perencanaan dalam konteks universitas/ fakultas.

Setelah sesi pemaparan materi dari narasumber selesai acara dilanjutkan dengan rapat komisi, dalam forum tersebut, masing-masing komisi memaparkan rencana program kerja tahun 2027 yang disusun berdasarkan evaluasi kinerja tahun sebelumnya serta mengacu pada rencana startegis.

Sesi selanjutnya yaitu pemaparan hasil sidang komisi, komisi satu tentang keakademikan, komisi dua tentang anggaran dan pengadaan, komisi tiga tentang alumni kemahasiswaan dan Kerjasama. Selesai presentasi tiap komisi akhirnya dibuatlah rekomendasi yang ditanda tangi oleh para ketua komisi.

Diharapkan kegiatan tersebut menjadikan Fakultas Syariah UIN Surakarta menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung pencapaian visi universitas sebagai pusat keunggulan pendidikan yang berdaya saing global. (smn)

 

Let’s join us!
Fakultas Unggul

_____

Find us:

 

#uinsurakarta
#fakultassyariahuinsurakarta
#fakultasunggul
#DariFASYAuntukBangsa
#ayoookuliahdifasyauinrmsaidsurakarta