FASYA – Selasa (29/07/2025). Penetrasi teknologi digital yang semakin masif telah mendorong meningkatnya penggunaan transaksi digital pada Masyarakat luas. Namun minimnya literasi digital dan pemahaman keamanan siber melahirkan fenomena penipuan online yang terus meningkat setiap tahunnya.
Data Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan bahwa penipuan digital menempati urutan teratas dalam kategori aduan masyarakat, dan sebagian besar pelapornya adalah generasi muda yang aktif menggunakan platform daring. Maraknya penipuan online yang menyasar generasi muda melalui media sosial, situs palsu, hingga akun penjual abal-abal menunjukkan bahwa kelompok pelajar menjadi sasaran empuk.
Kebutuhan mendesak tentang wawasan transaksi digital aman bagi pelajar diantisipasi secara cepat dan tepat oleh Tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) dengan mengadakan edukasi tentang ‘Transaksi Digital Aman Bagi Pelajar di SMAN 2 Wonogiri (Perlindungan Konsumen Terhadap Mitigasi Resiko Penipuan Online), kegiatan ini diadakan pada hari Selasa 29 Juli 2025.
[caption id="attachment_21277" align="alignnone" width="300"]
Sambutan Kepala Sekolah Bapak Widodo, Widodo, S.Pd, M.Pd (nomor dua dari kiri)[/caption]
Respon positif dari pihak SMAN 2 Wonogiri menjadikan kegiatan ini berjalan dengan kondusif. Dalam sambutannya, Bapak Widodo, S.Pd, M.Pd selaku Kepala sekolah (Plt) SMAN 2 Wonogiri mengatakan bahwa, “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan bagi para siswa di era transformasi teknologi yang pelaku aktifnya adalah “pelajar”, Kegiatan semacam ini menjadi kontribusi dalam membentuk Gen-Z agar bijak dalam menggunakan media sosial, dan berhati-hati dalam transaksi digital”.
Tim PKM Fakultas Syariah yang dikomandoi Bapak Fery Dona, S.H, M.Hum, merancang kegiatan ini dengan model edukasi interaktif, simulasi transaksi digital, dan diskusi kasus nyata. Program ini menekankan pada aspek keamanan transaksi, pengenalan ciri-ciri penipuan daring, serta perlindungan data pribadi.
[caption id="attachment_21279" align="alignnone" width="300"]
Ibu Evi Ariyani, S.H, M.H sebagai pemateri pertama[/caption]
Ibu Evi Ariyani, S.H, M.H sebagai pemateri pertama dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa, transaksi keuangan berbasis digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, penggunaan dompet digital, QRIS, dan aplikasi e-commerce semakin umum diakses oleh remaja, Namun, adaptasi cepat terhadap teknologi tidak selalu diikuti dengan peningkatan pemahaman akan keamanan dalam bertransaksi. Akibatnya, banyak pelajar yang menjadi pengguna aktif sistem keuangan digital tanpa memiliki bekal literasi yang memadai, kondisi ini menciptakan celah kerentanan yang besar terhadap kejahatan digital, mulai dari penipuan jual beli online, penipuan via transfer pulsa, phishing, hingga pencurian data lewat link palsu. Situasi ini menandakan bahwa remaja harus memiliki filter informasi dan keterampilan digital yang memadai, dan digital financial safety menjadi kebutuhan mendesak yang harus diintegrasikan dalam program penguatan karakter siswa.
[caption id="attachment_21282" align="alignnone" width="300"]
Ibu Luthfiana Zahriani, S.H, M.H sebagai pemateri kedua[/caption]
Ibu Luthfiana Zahriani, S.H, M.H (pemateri kedua), dengan tema “Menjadi Konsumen Cerdas: Aman Bertransaksi Digital Tips dan Panduan”, dengan penuh semangat beliau juga menegaskan bahwa “Urgensi dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk merespons kebutuhan literasi digital praktis dan aplikatif di kalangan pelajar, khususnya terkait dengan transaksi digital yang semakin mendominasi kehidupan finansial mereka. Tanpa pembekalan yang tepat, pelajar dapat terjebak dalam pola konsumsi impulsif dan menjadi korban penipuan daring yang dapat berdampak psikologis maupun ekonomi ”, kemudian beliau menjelaskan beberapa tips dan panduan dalam bertransaksi digital.
[caption id="attachment_21284" align="alignnone" width="300"]
Penandatanganan MoA[/caption]
[caption id="attachment_21286" align="alignnone" width="300"]
Buku Saku Panduan Bagi Siswa dalam Transaksi Digital[/caption]
Kegiatan ini menghasilkan MoA dan Pemberian buku bagi siswa sebagai panduan dalam bertransaksi digital’
[caption id="attachment_21288" align="alignnone" width="300"]
Pemberian penghargaan bagi para siswa[/caption]
[caption id="attachment_21290" align="alignnone" width="300"]
Foto bersama Tim PKM Fasya dan para siswa[/caption]
Kegiatan ini ditutup dengan memberikan penghargaan kepada para siswa atas semangat baru mereka, yang menunjukkan peningkatan kesadaran kritis dan pemahaman teknis dalam menggunakan layanan transaksi digital secara bijak dan aman. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi model edukatif preventif yang berkelanjutan untuk mendorong terciptanya generasi muda paham hak dan kewajiban sebagai konsumen yang cerdas cakap secara digital dan sadar risiko siber.
Terus Semangat Berprestasi SMA N 2 Wonogiri… (TIM PKM)
Let’s join us!
Fakultas Unggul
_____
Find us:
SK Dekan Fakultas Syariah Pedoman Pencetakan Buku Daras 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Artikel Bulan Juni Tahun 2026
2 hari yang lalu - InformasiJadwal Pelaksanaan Seminar Proposal Skripsi Bulan Juni Periode #2 Tahun 2026
2 hari yang lalu - Informasi