Diskursus Hukum Keluarga Islam Menjadi Tema Sarasehan Mahasiswa Baru

FASYA-Kamis, 02/09/2021. Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan acara bertajuk sarasehan online untuk mahasiswa baru.

Sarasehan ini mengambil tema “Diskursus Hukum Keluarga Islam”, dengan menghadirkan Muh. Zumar Aminuddin, S.Ag., M.H., selaku Kaprodi HKI, Indira Rahma Annisa, S.H. dan Roudhotul Jannah, S.H. selaku demisioner ketua HMPS HKI tahun 2019 dan 2020. Acara ini dimulai pada pukul 19.30 sampai pukul 21.30 dan dihadiri lebih dari 150 mahasiswa baru.

Acara yang dipandu oleh Alding Fatimah (Bendahara HMPS HKI) dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Mukhammad Rizqi A.S. selaku ketua umum HMPS HKI. Sarasehan ini diawali dengan pembahasan tentang seluk beluk Prodi HKI. Karena peserta yang mengikuti adalah mahasiswa baru, maka materi yang disampaikan tentang perkenalan program studi HKI, profil lulusan dan berbagi pengalaman pemateri semasa kuliah.

Narasumber pertama, Zumar Aminuddin, menyampaikan bahwa profil lulusan HKI tidak hanya menjadi hakim, panitera, dan sejenisnya. Namun, lingkup lulusan HKI sangatlah luas dan mampu bersaing dengan lulusan sarjana hukum lainnya. Lulusan HKI juga dapat menjadi konsultan hukum (advokat), guru, penyuluh agama, pegawai pencatat nikah, dan lain sebagainya.

Beliau juga menekankan bahwa menjadi seorang mahasiswa harus paham substansi dan esensi dari mahasiswa itu sendiri. Sebutan “maha” tidak semata-mata diberikan begitu saja. Tetapi ada sebuah tanggungjawab besar yang dipikul oleh setiap mahasiswa yaitu tridharma perguruan tinggi. Maka dari itu, ketiga narasumber menyampaikan betapa pentingnya bagi seorang mahasiswa untuk berorganisasi. Karena dengan organisasi dapat melatih softskill kita untuk merealisasikan tridharma perguruan tinggi.

Selaku demisioner ketua HMJ HKI, Indira Rahma membagikan pengalamannya semasa kuliah. Dari yang awalnya tidak memiliki background pendidikan Madrasah Aliah atau sejenisnya. Namun karena tekad dan usaha kerasnya, beliau bisa menjadi lulusan terbaik.

Sarasehan semakin menarik ketika salah seorang peserta melontarkan pertanyaan bagaimana tips menyeimbangkan antara kuliah dengan organisasi. Menanggapi pertanyaan itu, Roudhotul Jannah menyampaikan bahwa kuliah dan organisasi itu sama-sama pentingnya bagi seorang mahasiswa. Totalitas dalam berorganisasi dan juga serius dalam kuliah bukan hal yang susah selagi kita mampu membagi waktu dengan bijak. Maka kunci utama yang harus dikuasai yaitu, harus bisa membagi waktu dan mengerti skala prioritas yang dihadapi.

Sarasehan diakhiri dengan perkenalan pengurus HMPS HKI 2021 yang dipandu langsung oleh ketua umum dan ditutup dengan sesi foto bersama. (HMPS HKI/Ed.hh)

Bagikan

Berita Terkait